Skip to main content

Fitur Manajemen Hutang (Kasir Pintar POS)

You are here:
← All Topics

Fitur Manajemen Hutang digunakan untuk mengelola data hutang pembelian barang kepada pemasok (supplier), sehingga membuat data hutang menjadi lebih rapi dan terorganisir.

Pada aplikasi Kasir Pintar POS, fitur hutang dapat diakses melalui dua menu, yaitu menu “Laporan Pembelian” dan menu “Pembelian ke Supplier”. Berikut penjelasan dari masing-masing menu tersebut.

  • Fitur Hutang di Laporan Pembelian
    Fitur Hutang di Laporan Pembelian digunakan untuk melihat data pencatatan pembelian yang melibatkan hutang ke supplier. Selain itu, Anda dapat mencatat pembayaran atau pelunasan hutang yang telah dibayarkan ke supplier, serta dapat mencetak, mengunduh, dan membagikan struk pembayaran atau pelunasan hutang.
    *Catatan : Saat ini, fitur untuk mencatat hutang atau kasbon ke supplier secara langsung belum tersedia di aplikasi Kasir Pintar POS.

  • Fitur Hutang di Menu Pembelian Ke Supplier
    Pada menu Pembelian Ke Supplier, Anda dapat mencatat pembelian yang dilakukan dengan metode hutang dengan cara mencentang opsi “hutang” di halaman pembayaran. Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda dapat melihatnya melalui artikel berikut “Cara Mencatat Pembelian Barang ke Supplier

1. Kasir Pintar POS (iOS)

1.1. Cara Mencatat Pembayaran Hutang Pembelian ke Supplier

Berikut merupakan panduan Cara Mencatat Pembayaran Hutang Pembelian di aplikasi Kasir Pintar POS versi iOS :

  1. Buka aplikasi Kasir Pintar POS versi iOS, lalu klik ikon garis tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu sidebar.


    Pilih menu Laporan.


  2. Selanjutnya, pilih menu Laporan Pembelian.


    Berikut merupakan tampilan awal halaman laporan pembelian.


  3. Cari data hutang pembelian yang akan dibayar dengan menggunakan filter tanggal atau kolom pencarian. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan filter hutang untuk melihat pembelian barang ke supplier yang dilakukan dengan metode hutang.


  4. Setelah menemukan data hutang pembelian yang akan dibayar, klik data pembelian tersebut hingga muncul tampilan struk.


  5. Pada halaman tampilan struk, klik tombol Bayar/Edit untuk mencatat pembayaran hutang ke supplier.


  6. Sistem menampilkan halaman detail hutang yang menampilkan detail informasi terkait hutang yang akan dibayar. Klik tombol Bayar Hutang untuk mencatat pembayaran hutang ke supplier.


  7. Selanjutnya, lengkapi form pembayaran hutang berikut :
    • Nominal : Masukkan jumlah hutang yang Anda bayarkan ke supplier.
    • Lunasi : Centang opsi ini jika Anda ingin melunasi hutang sesuai dengan jumlah yang tertera.
      *Jika Anda ingin melakukan cicilan pembayaran hutang, silahkan lewati opsi ini dan tidak perlu mencentang kolom.
    • Tanggal pembayaran : Masukkan tanggal pembayaran hutang dilakukan.
    • Metode Pembayaran : Pilih metode pembayaran yang digunakan untuk membayar hutang ke supplier.
    • Keterangan : Gunakan kolom ini untuk menambahkan catatan yang diperlukan terkait pembayaran hutang ke supplier tersebut (opsional).
    • Pilihan “Ambil dari Cashdrawer” : Jika Anda ingin menggunakan uang dari cashdrawer (laci kasir) untuk membayar hutang ke supplier, centang opsi ini. Pastikan shift telah aktif agar data tercatat dan terekap di dalam sistem selama berlangsungnya shift tersebut. Namun, jika Anda tidak ingin menggunakan opsi ini, silahkan lewati dan tidak perlu mencentang kolom tersebut.


  8. Kemudian, periksa kembali data pembayaran hutang. Klik tombol Bayar Hutang untuk menyimpan data pembayaran hutang ke supplier.


  9. Pencatatan pembayaran hutang telah berhasil dilakukan. Anda dapat melihat riwayat pembayaran hutang pada bagian History Pembayaran.


  10. Untuk melihat pembaruan struk hutang pembelian ke supplier, ikuti langkah-langkah berikut :
    • Klik icon kembali (<) hingga Anda kembali ke halaman utama menu “Laporan”.
    • Selanjutnya, buka menu Laporan Pembelian.
    • Cari data hutang pembelian yang telah dibayar. Setelah menemukannya, klik data pembelian tersebut untuk melihat pembaruan struk.
    • Struk hutang pembelian berhasil diperbarui.

  11. Untuk mencetak atau membagikan struk pembayaran hutang ke supplier, klik icon titik tiga yang terletak di pojok kanan atas struk.



    Selanjutnya, pilih opsi yang ingin Anda lakukan :
    • Klik opsi Cetak jika Anda ingin mencetak struk.
    • Klik opsi Edit atau Retur jika Anda ingin mengubah data pembelian yang sudah dilakukan atau melakukan retur (pengembalian barang).
    • Klik tombol Rincian jika Anda ingin melihat rincian struk.
    • Klik tombol Bagikan jika Anda ingin membagikan struk.


2. Kasir Pintar POS (Desktop)

2.1. Cara Mencatat Pembayaran Hutang Pembelian ke Supplier

Berikut panduan Cara Mencatat Pembayaran Hutang Pembelian ke Supplier di aplikasi Kasir Pintar POS versi Desktop (Windows & MacOS) :

  1. Buka aplikasi Kasir Pintar POS versi Desktop, lalu klik ikon garis tiga di pojok kiri atas untuk membuka menu sidebar.


    Klik menu Laporan.


  2. Pilih Laporan Pembelian.


    Berikut merupakan tampilan awal halaman laporan pembelian.


  3. Cari data hutang pembelian yang akan dibayar dengan menggunakan filter tanggal atau kolom pencarian. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan filter hutang untuk melihat data pembelian barang ke supplier yang dilakukan dengan metode hutang.


  4. Setelah menemukan data hutang pembelian yang akan dibayar, klik data pembelian tersebut hingga muncul tampilan struk.



    Lalu, klik tombol Bayar / Edit untuk mencatat pembayaran hutang ke supplier.


  5. Pada halaman berikut, Anda dapat melihat detail informasi terkait hutang yang akan dibayar. Untuk melanjutkan, silakan klik tombol Bayar Hutang.


  6. Selanjutnya, lengkapi form pembayaran hutang berikut :
    • Nominal : Masukkanjumlah hutang yang Anda bayarkan ke supplier
    • Lunasi : Centang opsi ini jika Anda ingin melunasi hutang sesuai dengan jumlah yang tertera.
      *Jika Anda ingin melakukan cicilan pembayaran hutang, silahkan lewati opsi ini dan tidak perlu mencentang kolom
    • Tanggal pembayaran : Masukkan tanggal pembayaran hutang dilakukan
    • Metode Pembayaran : Pilih metode pembayaran yang digunakan untuk membayar hutang ke supplier
    • Keterangan : Gunakan kolom ini untuk menambahkan catatan yang diperlukan terkait pembayaran hutang ke supplier tersebut (opsional)
    • Pilihan “Ambil dari Cashdrawer” : Jika Anda ingin menggunakan uang dari cashdrawer (laci kasir) untuk membayar hutang ke supplier, centang opsi ini. Pastikan shift telah aktif agar data tercatat dan terekap di dalam sistem selama berlangsungnya shift tersebut. Namun, jika Anda tidak ingin menggunakan opsi ini, silahkan lewati dan tidak perlu mencentang kolom tersebut.


  7. Setelah mengisi data pembayaran hutang, klik tombol Bayar Hutang untuk menyimpan data pembayaran hutang ke supplier.


  8. Pencatatan pembayaran hutang telah berhasil dilakukan. Anda dapat melihat riwayat pembayaran hutang pada bagian History Pembayaran.


  9. Untuk melihat pembaruan struk hutang pembelian, ikuti langkah-langkah berikut :
    • Klik icon kembali (<) hingga Anda kembali ke halaman utama menu “Laporan”
    • Buka menu Laporan Pembelian
    • Cari data hutang pembelian yang telah dibayar. Setelah menemukannya, klik data pembelian tersebut untuk melihat pembaruan struk.
    • Struk hutang pembelian berhasil diperbarui. Berikut merupakan contoh tampilan struk hutang pembelian yang berhasil diperbarui.


  10. Untuk mencetak atau membagikan struk pembayaran hutang ke supplier, klik icon titik tiga yang terletak di pojok kanan atas struk. Selanjutnya, pilih opsi yang Anda inginkan:
    • Klik opsi Cetak jika Anda ingin mencetak struk.
    • Klik opsi Edit atau Retur jika Anda ingin mengubah pembelian yang sudah dilakukan atau melakukan retur (pengembalian barang).
    • Klik tombol Rincian jika Anda ingin melihat rincian struk.
    • Klik tombol Bagikan jika Anda ingin membagikan struk.

Dengan adanya fitur Manajemen Hutang di Kasir Pintar POS, pengelolaan transaksi yang belum dibayar menjadi lebih mudah, rapi, dan terkontrol. Pemilik usaha dapat memantau pelanggan yang memiliki hutang, mencatat pembayaran secara bertahap, serta memastikan setiap transaksi tercatat dengan jelas. Dengan pencatatan yang terorganisir, bisnis dapat meminimalkan risiko lupa penagihan dan menjaga arus kas tetap sehat. Manfaatkan fitur ini untuk membantu operasional usaha berjalan lebih efisien dan profesional.

Selamat Mencoba !

Artikel Terkait

Apakah artikel ini cukup membantu?

Table of Contents