Cara Cetak Barcode Barang Melalui Fitur Export Label Maker (Website/Back Office)
Cetak label barcode produk dengan mudah dan cepat menggunakan fitur Label Maker di Tools Kasir Pintar!
Fitur Label Maker membantu Anda membuat label barcode secara otomatis dengan informasi produk yang rapi, sehingga pengelolaan barang menjadi lebih mudah, efisien, dan profesional. Berikut ketentuan penggunaan fitur ini:
- Pengguna Kasir Pintar Free dapat menggunakan Label Maker untuk mencetak label barang tipe default.
- Pengguna Kasir Pintar PRO / Premium dapat mencetak label barang tipe default maupun non-default, seperti Varian, Multisatuan, dan IMEI.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat label barcode dengan praktis, cepat, dan efisien:
1. Tipe Barang Default
Berikut panduan Cetak Barcode Barang Tipe Default melalui Fitur Export Label Maker:
- Login ke website/back office Kasir Pintar menggunakan akun yang terdaftar.

- Klik menu Database → Barang atau Jasa pada sidebar.

- Pilih barang tipe default yang ingin dicetak barcodenya.

- Setelah memilih barang tipe default, klik Export Barcode.

- Lalu, pilih opsi Export Label Maker.

- Klik tombol Kirim Ke Tools Labels untuk melanjutkan proses pencetakan label barcode.

- Sistem akan otomatis mengarahkan Anda ke halaman Tools Barcode Label Maker. Pada halaman ini, Anda dapat mengatur ukuran kertas, tata letak label, hingga desain barcode sebelum mencetaknya.

- Gulir layar ke atas untuk mengatur Kertas dan Grid sesuai kebutuhan. Berikut penjelasannya:
- Ukuran kertas 58 mm
- Pilih ukuran halaman Thermal 58mm roll – 58 x 297mm.

- Atur ukuran label sesuai kebutuhan dengan menyesuaikan lebar, tinggi, dan margin label.

- Selanjutnya, atur grid label sesuai kebutuhan melalui langkah berikut:
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Tentukan jumlah stiker per lembar dengan mengisi Kolom Manual untuk posisi ke samping (kiri-kanan) dan Baris Manual untuk posisi ke bawah (atas-bawah).

- Kemudian, periksa kembali ringkasan tata letak pada kotak bagian bawah:
Grid (Kolom × Baris): Menunjukkan format cetak dan kapasitas label per lembar.
Contoh: Jika Anda mengisi Kolom Manual =1dan Baris Manual =10, maka tampilan informasi menjadiGrid: 1 x 10 (per halaman: 10). Artinya, label tercetak 1 baris ke samping dan 10 baris ke bawah dengan total 10 stiker per lembar.
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Setelah mengatur ukuran dan posisi label, pilih opsi Custom pada pengaturan halaman.

Atur tinggi halaman sesuai kebutuhan untuk mengoptimalkan penggunaan kertas dan mencegah pemborosan saat mencetak label barcode.
- Pilih ukuran halaman Thermal 58mm roll – 58 x 297mm.
- Ukuran kertas 80 mm
- Pilih ukuran halaman Thermal 80mm roll – 80 x 297mm.

- Atur ukuran label sesuai kebutuhan dengan menyesuaikan lebar, tinggi, dan margin label.

- Selanjutnya, atur grid label sesuai kebutuhan melalui langkah berikut:
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Tentukan jumlah stiker per lembar dengan mengisi Kolom Manual untuk posisi ke samping (kiri-kanan) dan Baris Manual untuk posisi ke bawah (atas-bawah).

- Kemudian, periksa kembali ringkasan tata letak pada kotak bagian bawah:
Grid (Kolom × Baris): Menunjukkan format cetak dan kapasitas label per lembar.
Contoh: Jika Anda mengisi Kolom Manual =1dan Baris Manual =10, maka tampilan informasi menjadiGrid: 1 x 10 (per halaman: 10). Artinya, label tercetak 1 baris ke samping dan 10 baris ke bawah dengan total 10 stiker per lembar.
- Setelah mengatur ukuran dan posisi label, pilih opsi Custom pada pengaturan halaman.

Atur tinggi halaman sesuai kebutuhan untuk mengoptimalkan penggunaan kertas dan mencegah pemborosan saat mencetak label barcode.
- Pilih ukuran halaman Thermal 80mm roll – 80 x 297mm.
- Ukuran kertas 58 mm
- Kemudian, gulir layar ke bawah hingga menemukan bagian Desain untuk menyesuaikan tampilan label barcode, seperti memilih template, jenis barcode (simbologi), font, hingga ukuran teks label.
Llihat hasil pengaturannya pada bagian Preview di sebelah kanan layar.
- Setelah itu, klik tombol Cetak di pojok kanan atas.

- Sistem akan menampilkan halaman berikut, pastikan printer yang dipilih sudah terhubung dan siap digunakan, lalu klik Print.
Contoh: Karis memilih printer POS-58 (copy of 1).
Selain itu, Anda juga bisa menyimpan label barcode sebagai file PDF dengan cara mengubah kolom Destination ke Save as PDF atau Microsoft Print to PDF. Lalu, klik Print.
- Berikut contoh tampilan label barcode yang berhasil dicetak langsung menggunakan printer.

Berikut contoh tampilan label barcode yang berhasil disimpan menjadi dokumen PDF.
Selamat Mencoba !
2. Tipe Barang Non-Default
Berikut panduan Cetak Barcode Barang Tipe Non-Default (Varian, Multisatuan, dan IMEI) melalui Fitur Export Label Maker:
- Login ke website/back office Kasir Pintar menggunakan akun yang terdaftar.

Pilih menu Database → Barang atau Jasa pada sidebar.
- Klik tombol Export Label Maker.

- Pilih tipe data barang yang ingin diekspor excelnya.

Setelah itu, file excel berisi data barang akan otomatis terunduh ke perangkat Anda.
Informasi : Pastikan Anda sudah berlangganan Plugin Bisnis untuk dapat memilih barang dengan varian, multisatuan, atau IMEI. - Buka file excel tersebut, lalu sesuaikan data barang yang ingin dicetak barcode-nya.

- Buka website Label Maker dengan cara klik website https://tools.kasirpintar.co.id/apps/label-maker atau klik tombol Ke Tools Label Maker.

Sistem akan mengarahkan Anda ke halaman “Tools Barcode Label Maker” seperti tampilan berikut.
- Setelah itu, gulir ke bawah hingga menemukan bagian Data untuk mengunggah file excel yang sudah disesuaikan cara klik Choose File.

Pilih file excel yang telah disesuaikan, lalu klik Open.
- Berikut tampilan file Excel yang berhasil diunggah beserta halaman preview label berdasarkan data barang yang terdapat dalam file tersebut.

- Gulir layar ke atas untuk mengatur Kertas dan Grid sesuai kebutuhan. Berikut penjelasannya:
- Ukuran kertas 58 mm
- Pilih ukuran halaman Thermal 58mm roll – 58 x 297mm.

- Atur ukuran label sesuai kebutuhan dengan menyesuaikan lebar, tinggi, dan margin label.

- Selanjutnya, atur grid label sesuai kebutuhan melalui langkah berikut:
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Tentukan jumlah stiker per lembar dengan mengisi Kolom Manual untuk posisi ke samping (kiri-kanan) dan Baris Manual untuk posisi ke bawah (atas-bawah).

- Kemudian, periksa kembali ringkasan tata letak pada kotak bagian bawah:
Grid (Kolom × Baris): Menunjukkan format cetak dan kapasitas label per lembar.
Contoh: Jika Anda mengisi Kolom Manual =1dan Baris Manual =10, maka tampilan informasi menjadiGrid: 1 x 10 (per halaman: 10). Artinya, label tercetak 1 baris ke samping dan 10 baris ke bawah dengan total 10 stiker per lembar.
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Setelah mengatur ukuran dan posisi label, pilih opsi Custom pada pengaturan halaman.

Atur tinggi halaman sesuai kebutuhan untuk mengoptimalkan penggunaan kertas dan mencegah pemborosan saat mencetak label barcode.
- Pilih ukuran halaman Thermal 58mm roll – 58 x 297mm.
- Ukuran kertas 80 mm
- Pilih ukuran halaman Thermal 80mm roll – 80 x 297mm.

- Atur ukuran label sesuai kebutuhan dengan menyesuaikan lebar, tinggi, dan margin label.

- Selanjutnya, atur grid label sesuai kebutuhan melalui langkah berikut:
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Tentukan jumlah stiker per lembar dengan mengisi Kolom Manual untuk posisi ke samping (kiri-kanan) dan Baris Manual untuk posisi ke bawah (atas-bawah).

- Kemudian, periksa kembali ringkasan tata letak pada kotak bagian bawah:
Grid (Kolom × Baris): Menunjukkan format cetak dan kapasitas label per lembar.
Contoh: Jika Anda mengisi Kolom Manual =1dan Baris Manual =10, maka tampilan informasi menjadiGrid: 1 x 10 (per halaman: 10). Artinya, label tercetak 1 baris ke samping dan 10 baris ke bawah dengan total 10 stiker per lembar.
- Atur spasi antar label dengan mengisi Jarak Kolom (mm) untuk celah kiri-kanan dan Jarak Baris (mm) untuk celah atas-bawah.
- Setelah mengatur ukuran dan posisi label, pilih opsi Custom pada pengaturan halaman.

Atur tinggi halaman sesuai kebutuhan untuk mengoptimalkan penggunaan kertas dan mencegah pemborosan saat mencetak label barcode.
- Pilih ukuran halaman Thermal 80mm roll – 80 x 297mm.
- Ukuran kertas 58 mm
- Kemudian, gulir layar ke bawah hingga menemukan bagian Desain untuk menyesuaikan tampilan label barcode, seperti memilih template, jenis barcode (simbologi), font, hingga ukuran teks label.
Llihat hasil pengaturannya pada bagian Preview di sebelah kanan layar.
- Setelah itu, klik tombol Cetak di pojok kanan atas.

- Sistem akan menampilkan halaman berikut, pastikan printer yang dipilih sudah terhubung dan siap digunakan, lalu klik Print.
Contoh: Karis memilih printer POS-58 (copy of 1).
Selain itu, Anda juga bisa menyimpan label barcode sebagai file PDF dengan cara mengubah kolom Destination ke Save as PDF atau Microsoft Print to PDF. Lalu, klik Print.
- Berikut contoh tampilan label barcode yang berhasil dicetak langsung menggunakan printer.

Berikut contoh tampilan label barcode yang berhasil disimpan menjadi dokumen PDF.
Dengan fitur Label Maker, Anda dapat mencetak label barcode dengan lebih mudah dan praktis. Atur label sesuai kebutuhan, lalu cetak dan gunakan untuk produk Anda.
Selamat Mencoba!